Sabtu, 04 Juni 2016

Penjelasan Tim Medis MotoGP atas Insiden Salom


Pebalap Moto2 Luis Salom meninggal dunia setelah terjatuh di sesi latihan bebas. Tim medis menyatakan dia mengalami gagal jantung sejak insiden tersebut.

Salom, yang membalap untuk SAG Racing Team, meninggal dunia saat menjalani sesi latihan bebas kedua di MotoGP Catalunya, Jumat (3/6/2016). Dia terjatuh dalam kecepatan tinggi di tikungan 12, lalu meluncur menghantam pembatas.

Segera setelah kejadian, sesi dihentikan dan Salom mendapatkan penanganan medis. Dalam pernyataannya, tim medis MotoGP mengungkapkan bahwa Salom sudah mengalami gagal jantung sejak mengalami insiden tersebut dan berupaya diselamatkan sepanjang jalan menuju Hospital General de Catalunya.

Denyut jantung tetap tak terdeteksi atau mengalami asystolic. Pebalap 24 tahun itu kemudian langsung menjalani prosedur operasi eksplorasi di rumah sakit. Namun nyawanya tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.55 waktu Barcelona, 45 menit sejak datang ke rumah sakit.

Berikut adalah pernyataan tim medis yang ditulis oleh Dr.Angel Charte, sebagaimana dilansirCrash.

"Hari ini (Jumat), tim medis dari kejuaraan dunia MotoGP mencapai lokasi kejadian dari insiden yang melibatkan Luis Salom di tikungan 12, dalam sesi latihan bebas kedua untuk Moto2 di Circuit de Barcelona-Catalunya."

"Saat datang, rider dalam keadaan mengalami gagal jantung. Mempertimbangkan parahnya kondisinya, tim medis memulai dengan mengamankan saluran udara melalui intubasi orotracheal dan cardiopulmonary resuscitation (CPR) di sisi lintasan."

"Dia kemudian diamankan dengan sebuah penyangga leher dan staf medis lantas memasang dua jalur intravena dan melanjutkan kompresi dada. Sejak tiba di lokasi, dengan cepat diketahui bahwa Salom mengalami asystolic."

"Dia lalu diberikan obat-obatan untuk cardiopulmonary dan hemodinamik untuk menstabilkan dia. CPR dilanjutkan di sisi lintasan selama 18 menit, tapi mempertimbangkan kondisi mengancam nyawa Salom, keputusan diambil untuk membawanya melalui jalur darat dengan ambulans."

"Penanganan dilanjutkan selama 40 menit berikutnya selama transfer menggunakan ambulans, tapi saturasi oksigen memburuk. Tim medis melanjutkan dengan jarum thoracostomy bilateral dengan aspirasi udara dan darah."

"Selama transfer, mereka sudah memberitahu tim ICU di Hospital General de Catalunya tentang evolusi keadaan Salom. Salom tiba di rumah sakit pada 16.10 dan langsung dipindahkan ke bangsal darurat di mana CPR dilanjutkan oleh tim medis setempat."

"Saat di rumah sakit, Salom dipindahkan ke ruang operasi untuk menjalani laparotomy dari tim bedah. Pasien kemudian dinyatakan meninggal pada 16.55. Baik prosedur evakuasi di sirkuit, pemindahan ke rumah sakit, dan penerimaan di rumah sakit telah dilakukan dengan standar tertinggi."


Buntut Tragedi Salom, MotoGP Gunakan Desain Lintasan Berbeda di Catalunya

Buntut Tragedi Salom, MotoGP Gunakan Desain Lintasan Berbeda di Catalunya


MotoGP akan menggunakan desain lintasan yang berbeda untuk sisa akhir pekan di Catalunya. Perubahan ini diambil menyusul meninggalnya pebalap Moto2 Luis Salom.

Salom meninggal usai terjatuh di sesi latihan bebas kedua Moto2 di sirkut Catalunya, Jumat (3/6/2016). Pebalap 24 tahun itu mengalami insiden di tikungan 12, terjatuh dalam kecepatan tinggi, lantas meluncur menabrak pembatas.

Tikungan 12 sendiri memang merupakan tikungan bertipe cepat. Menyusul kejadian ini, Komisi Keselamatan MotoGP lantas menggelar pertemuan dengan sejumlah pebalap yang akhirnya menyepakati penggunaan desain sirkuit yang berbeda.


Normal MotoGP layout (top) alongside the F1 layout for Circuit de Catalunya.




Sirkuit Catalunya punya desain berbeda untuk MotoGP dan Formula 1. Untuk balapan F1, ada dua titik tikungan yang berbeda dari MotoGP.

Yang pertama adalah pada tikungan 10, di mana F1 menggunakan belokan yang lebih tajam. Titik kedua adalah di tikungan 12, di mana pada F1 dibuat menjadi chicane yang artinya bertambah dua belokan sebelum masuk ke trek lurus.

Dengan adanya perubahan ini, pebalap pun diberikan waktu lebih panjang di sesi latihan bebas Sabtu (4/6) ini, untuk memberikan kesempatan lebih menyesuaikan diri dengan lintasan. 

Pembalap Moto2 Luis Salom Meninggal Setelah Alami Crash

Pebalap Moto2 Luis Salom Meninggal Setelah Alami Crash

Barcelona - Kabar duka datang dari ajang balap Moto2. Pebalap tim Kalex, Luis Salom, meninggal dunia setelah terjatuh di sesi latihan bebas kedua di sirkuit Catalunya.

Salom mengalami insiden di tikungan ke-12 sirkuit Catalunya saat tengah melakoni latihan bebas kedua, Jumat (3/6/2016) malam WIB. Kecelakaan tersebut langsung membuat bendera merah dikibarkan dan sesi pun dihentikan, 25 menit sebelum selesai di waktu normal.

Pebalap Spanyol berusia 24 tahun itu itu diduga terjatuh dalam kecepatan tinggi, lantas membentur pembatas. Segera setelah kejadian, dua mobil medis dan dua ambulan didatangkan ke lokasi, yang lantas disusul helikopter medis.

Karena parahnya kondisi Salom, dia kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat yakni Hospital General de Catalunya. Salom langsung menjalani operasi, tapi setelah upaya keras tim dokter, Salom meninggal dunia pada pukul 16.55 waktu setempat.

"Menyusul terjadinya sebuah insiden dalam latihan bebas kedua Moto2 hari ini di Circuit de Barcelona-Catalunya, dengan kesedihan mendalam kami harus mengabarkan meninggalnya Luis Salom (SAG Team)," ungkap situs resmi MotoGP.

Salom menjalani debut kejuaraan dunia di 2009 silam di kelas 125cc. Sejak bertarung di kelas Moto3 pada 2012 dan 2013, dia naik podium 20 kali, termasuk meraih sembilan kemenangan. Sejak musim 2014, Salom berkiprah di Moto2 dan tiga kali naik podium.

Meninggalnya Salom ini menjadi insiden mematikan pertama di sirkuit dalam ajang Grand Prix setelah Marco Simoncelli di Sepang 2011 silam. Di ajang Moto2, nama Shoya Tomizawa sebelumnya menjadi satu-satunya korban meninggal, sampai dengan hari ini.

Selamat jalan, Salom... 

Jumat, 20 Mei 2016

Iannone Terdepan di Latihan Kedua MotoGP Italia

Iannone Terdepan di Latihan Kedua MotoGP Italia

Pebalap tim pabrikan Ducati Corse, Andrea Iannone sukses menjadi yang tercepat dalam sesi latihan bebas kedua MotoGP Italia yang digelar di Sirkuit Mugello pada hari Jumat (20/5).

Pebalap tuan rumah ini diikuti oleh pebalap Movistar Yamaha MotoGP,Jorge Lorenzo di posisi kedua dan pebalap wildcard Ducati Corse,Michele Pirro di posisi ketiga.

Sementara itu posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pebalap Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro dan pebalap Repsol Honda,Marc Marquez.

Hasil sesi latihan bebas kedua MotoGP Italia 2016:
1. Andrea Iannone - Ducati Team (1m 47.696s)
2. Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha MotoGP (+0.461s)
3. Michele Pirro - Ducati Team (+0.549s)
4. Aleix Espargaro - Team Suzuki Ecstar (+0.574s)
5. Marc Marquez - Repsol Honda Team (+0.594s)
6. Valentino Rossi - Movistar Yamaha MotoGP (+0.644s)
7. Maverick Viñales - Team Suzuki Ecstar (+0.649s)
8. Scott Redding - Octo Pramac Yakhnich (+0.710s)
9. Cal Crutchlow - LCR Honda (+0.762s)
10. Pol Espargaro - Monster Yamaha Tech 3 (+0.774s)
11. Dani Pedrosa - Repsol Honda Team (+1.017s)
12. Danilo Petrucci - Octo Pramac Yakhnich (+1.056s)
13. Andrea Dovizioso - Ducati Team (+1.120s)
14. Yonny Hernandez - Aspar MotoGP Team (+1.136s)
15. Bradley Smith - Monster Yamaha Tech 3 (+1.503s)
16. Hector Barbera - Avintia Racing (+1.538s)
17. Tito Rabat - Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (+1.952s)
18. Jack Miller - Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (+2.002s)
19. Eugene Laverty - Aspar MotoGP Team (+2.156s)
20. Alvaro Bautista - Factory Aprilia Gresini (+2.217s)
21. Stefan Bradl - Factory Aprilia Gresini (+2.672s)
22. Loris Baz - Avintia Racing (+3.359s) (cn/kny)

Marquez Keluhkan Buruknya Akselerasi Honda

Marquez Keluhkan Buruknya Akselerasi Honda

Marc Marquez terjatuh di separuh balapan MotoGP Prancis. Kejadian itu disebutnya sebagai akibat dari akselerasi RC213V yang tertinggal dari para pesaing.

Dapat posisi start kedua, Marquez langsung mundur ke urutan enam tak lama setelah balapan dimulai. Dia kemudian bisa naik kembali ke urutan empat dan bahkan naik ke posisi tiga setelah Andrea Iannone crash.

Bersama dengan Andrea Dovizioso dan Valetino Rossi, Marquez lantas terlibat dalam persaingan sengit memperebutkan posisi dua. Namun rivalitas itu tak bertahan lama. Setelah diasapi The Doctor, Marquez malah terjatuh. Dia kehilangan kendali pada bagian depan motornya dan terseret masuk ke gravel.

Kejadian itu disebut Marquez sebagai akibat dari buruknya akselerasi motor Honda. Marquez mengaku sangat kesulitan untuk bersaing dengan Dovizioso dan Rossi karena Ducati dan Yamaha punya akselerasi yang lebih baik.

"Sejujurnya, saya sebenarnya mengalami balapan yang bagus karena kami punya sangat banyak masalah di akhir pekan ini, tapi saya berada dekat dengan podium. Itulah target utama hari ini," ucap Marquez.

Untuk mengakali kekalahan akselerasi dari pesaing, Marquez mencoba menebusnya dengan melakukan late breaking. Pada momen itulah dia kemudian mengalami kecelakaan.

"Tapi tiba-tiba di Tikungan 5, saya masuk dan kehilangan (kendali) ban depan. Jelas mengecewakan, tapi hal seperti ini terjadi jika Anda kehilangan akselerasi. Anda harus menebusnya di titik pengereman, dan menjalani kondisi itu selama 28 lap membuat Anda mudah melakukan kesalahan. Karena di titik pengereman tidak ada kendali, hanya pada jari (yang menekan rem) dan feeling motor," terang Marquez usai balapan.

Akelerasi motor menjadi masalah besar Honda di musim ini. Marquez malah menyebut Honda punya akselerasi paling buruk dibanding pabrikan-pabrikan yang ada di MotoGP saat ini. Namun dia yakin kalau masalah akselerasi bisa dipecahkan maka Honda akan memiliki motor terbaik.

"Buat saya, jika kami membuat ranking akselerasi maka kondisinya akan seperti ini: Ducati, Yamaha, Suzuki, Honda. Kami kalah jauh dari Ducati, lebih sedikit dibanding Yamaha less, lebih sedikit lagi dibanding Suzuki, baru kemudian kami," keluh Marquez.

"Masalahnya adalah kami kalah jauh. Tapi kami terus mengembangkan akselerasi dan kami memiliki salah satu motor terbaik. Itu kondisi yang sulit karena di lintasan lurus kami memberikannya dengan 'cuma-cuma' (pada lawan). Itu menyulitkan secara mental saat Anda melihat di lintasan lurus Anda tidak bisa mengikuti mereka. Tapi saya tahu Honda bekerja keras. Saya percaya pada Honda. Jadi tidak ada gunanya kini jika hanya mengeluh," tegasnya di Crash.

Marquez Targetkan Podium di Mugello

Marquez Targetkan Podium di Mugello

Rider Repsol Honda Marc Marquez menargetkan podium untuk MotoGP Italia pada akhir pekan, setelah hasil buruk di Le Mans lalu.

Marquez kehilangan posisi sebagai pemuncak klasemen sementara setelah di Le Mans cuma bisa finis di posisi 13. Ia sempat crash di Turn 7 walaupun masih bisa melanjutkan balapan.

Hasil tersebut membuat Marquez kini turun ke posisi dua klasemen sementara MotoGP 2016. Ia juga gagal melanjutkan rentetan podiumnya di empat seri sebelumnya pada musim ini.

Mengingat persaingan yang semakin ketat dengan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi dari Movistar Yamaha, Marquez pun kini bersiap menghadapi MotoGP Italia pada akhir pekan, sekaligus terus berusaha membenahi masalah akselerasi motor yang acapkali ia keluhkan.

"Saya menantikan dua balapan berikutnya: kami harus fokus dan konsentrasi ke Mugello dan Montmelo yang merupakan dua sirkuit yang amat berbeda daripada Jerez dan Le Mans. Kedua sirkuit itu membutuhkan lebih banyak kecepatan saat menikung. Dua tahun lalu saya akan bilang keduanya merupakan sirkuit yang amat menuntut buat kami dan kini saya pikir bisa lebih baik," ucap Marquez di MotoGP.com.

"Kami masih punya pekerjaan untuk dilakukan tapi saya percaya kalau kami bisa memoles akselerasi, motor kami adalah salah satu yang terbaik di lintasan. Tidak mudah untuk melakukannya mengingat peraturan yang tak memperbolehkan kami saat ini mengutak-atik mesin, tapi saya tahu Honda sedang bekerja keras dalam setiap area motor dan saya percaya pada mereka.

"Jadi kami tetap positif dan di Mugello kami akan menargetkan podium. Tetapi kami juga akan melihat bagaimana situasinya nanti dan tergantung kondisinya nanti kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih apa yang kami mampu," tuturnya.

Yonny Hernandez Tercepat di Sesi Pertama

Yonny Hernandez Tercepat di Sesi Pertama

Pebalap Aspar, Yonny Hernandez, jadi pebalap tercepat di sesi latihan bebas pertama. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh riderPramac, Scott Redding.

Sesi free practice I yang dihelat di Sirkuit Mugello, Mugello, Jumat (20/5/2016), tersebut berlangsung dalam kondisi basah. Tiga pebalap teratas di klasemen saat ini, Jorge Lorenzo, Marc Marquez, dan Valentino Rossi, sama-sama tidak membuat catatan waktu di sesi pertama ini.

Hujan deras memang mengguyur Mugello sejak pagi. Kendati kondisi membaik jelang sesi latihan bebas dimulai, trek masih belum kering pada 45 menit pertama sesi. Demikian seperti dilaporkan Autosport.

Hanya ada 14 pebalap yang menorehkan catatan waktu, dengan Dani Pedrosa jadi yang paling belakang. Sementara itu, Hernandez jadi pebalap tercepat.

Hernandez menorehkan catatan waktu 1:54,199 detik. Ia unggul 0,774 detik atas catatan waktu Redding yang berada di posisi kedua. Redding sendiri menorehkan catatan waktu 1:54,973 detik.

Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow, menempati urutan ketiga dengan torehan catatan waktu 1:55,334 detik.

Sedangkan Bradley Smith dan Michele Pirro melengkapi urutan lima besar. Smith terpaut 1,460 detik dari catatan waktu Hernandez, sedangkan Pirro terpaut 2,212 detik dari Hernandez.